Tentang UTBK

Merujuk pada LTMPT (Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi), Ujian Tulis Berbasis Komputer atau yang sering kita dengar dengan nama UTBK merupakan tes masuk ke perguruan tinggi yang telah terstandar di Indonesia. pihak LTMPT menyatakan bahwa "Keunggulan pelaksanaan UTBK yang diladakan oleh LTMPT dapat dilaksanakan dengan jumlah peserta yang banyak, waktu yang cepat serta hasil tes diberikan secara individu". 

UTBK merupakan syarat utama untuk mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (SBMPTN). Sejak tahun 2019, Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) merupakan seleksi penerimaan mahasiswa baru dengan menggunakan hasil UTBK saja atau hasil UTBK dan kriteria lain yang ditetapkan bersama oleh PTN. Oleh karena itu, informasi mengenai UTBK menjadi bagian yang tidak terpisah dari SBMPTN. jadi, UTBK = tesnya, SBMPTN = seleksinya (apakah sahabat tutor akan diterima atau tidak di PTN yang dituju ðŸ˜„ , jadi sahabat tutor tidak perlu bingung yaa ðŸ˜€ 

Sobar tutor jangan lupa catat niih, ini adalah syarat UTBK:

1.    Siswa SMA/MA/SMK Kelas XII pada tahun 2021 atau peserta didik Paket C tahun 2021 dengan maksimal umur 25 Tahun.

2.    Lulusan SMA/MA/SMK/Sederajat tahun 2019 dan 2020 atau lulusan Paket C tahun 2019 dan 2020 dengan maksimal umur 25 Tahun.

3.    Peserta mengikuti satu kali tes UTBK.

4.    Membayar biaya UTBK.

  untuk jenis dan tahapan pendaftarannya sshabat tutor bisa langsung kik Tahapan Pendaftaran UTBK  ðŸ‘Œ

berbicara tentang UTBK, pasti dalam pikiran sahabat tutor adalah bimbingan belajar, latihan soal dan menghafal. semuan ini memang tak lepas dari persiapan yang akan akan kalian lalui. karena total pendaftar UTBK selalu tinggi akan ada banyak persaingan terjadi demi memperebutkan kursi di kampus perguruan tinggi negeri impian sahabat tutor semuanya.

Seberapa Ketat sih UTBK itu?

well, untuk menjawab pertanyaan ini, perlu sahabat tutor ketahui bahwa yang akan menjadi peserta UTBK itu tidak hanya lulusan tahun ini saja namun lulusan tahu kemarin yang sudah berstatus alumnipin masih bisa unjuk gigi untuk memperebutkan bangku kuliah di kampus negeri. ditambah semakin kesini angkatan di suatu sekolah populasinya semakin banyak jadi takheran bila persaingan UTBK selalu ketat. 

Grafik seleksi penerimaan mahasiswa Pendidikan Dokter UI di bawah ini seharusnya bisa menjadi sedikit gambaran betapa ketatnya UTBK yang akan kalian hadapi.

Tahun

2018

2017

2016

Jumlah Pelamar

3955

4041

2940

Daya Tampung

127 (3.21%)

126 (3,12%)

72 (2,45%)


Ok, sudah terbayang kan betapa ketatnya persaingan demi masuk perguruan tinggi negeri ?, Jadi apa yang harus sahabat tutor lakukan? Jawabannya adalah selalu memberikan yang terbaik dalam segala aspeknya seperti dalam belajarnya, dalam latihan soalnya serta dalam menghafal materinya serta tak lupa juga untuk meminta doa kepada orang tua kita supaya dilancarkan di setiap prosesnya dan diberikan yang terbaik dalam hasilnya.

Yakinlah pada diri sobat tutor bahwa kalian bisa menjadi yang terbaik, berjanjilah pada diri sendiri bahwasannya kalian akan kuliah di PTN yang dituju dengan jurusan yang dipilih. Teruslah berusaha dan berjuang sampai akhir.

Apa itu SNMPTN dan SBMPTN?

Seperti yang kita ketahui bahwasannya untuk bisa diterima di perguruan tinggi negeri akan selalu ada ujian seleksi. Dan yang terpilih adalah siswa-siswi yang memiliki peringkat skor tertinggi, maka dari itu sahabat tutor harus bisa mendapat niai setinggi tingginya agar bisa mengungguli pesaing lainnya.

Sebelum lanjut ke perbedaan anatar keduanya, kalian perlu tahu dulu arti dari masing-masing singkatan ini. SNMPTN merupakan singkatan dari Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau biasa kita ketahui sebagai jalur undangan, Sedangkan SBMPTN merupakan singkatan dari Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri. Meskipun hanya berbeda satu kata yakni “nasional” dan “bersama”, namun proses seleksi yang dilakukan sangat berbeda loh sahabat tutor. untuk mendaftar ke SBMPTN, kalian perlu mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Skor UTBK inilah yang akan menjadi syarat wajib untuk mendaftar ke SBMPTN.

Kabar baiknya memang ada jalur lain untuk menjadi mahasiswa perguruan tinggi negeri yang memungkinkan kalian tidak perlu ribet untuk mengikuti ujian. Jalur ini hanya menyeleksi peserta berdasarkan nilai yang ada dalam rapor. Walaupun begitu, yang namanya seleksi ya tetaplah seleksi. akan ada banyak siswa seluruh indonesia yang akan mendaftar ke perguruan tinggi lewat jaluir ini, pada akhirnya Hanya peserta terbaiklah yang akan dinyatakan lolos. kaka sarankan kepada kalian sobat tutor agar tidak terlalu berharap penuh bisa lolos melalui jalur ini. Alasannya, jika kalian terlalu berharap bisa lolos di jaliur ini , ada kemungkinan kalian akan menjadi kurang peduli dan bermalas-malasan dalam belajar menghadapi UTBK.

“Tanamkan pada diri dan pikiran sobat tutor, bahwa kalian tidak akan lolos SNMPTN”

Dengan demikian, sobat tutor bisa fokus untuk lebih mempersiapkan diri menghadapi UTBK. Jika ternyata memang kalian tidak lolos SNMPTN, karena kalian telah mempersiapkan diri sebelumnya, tinggal lanjutkan saja persiapan untuk UTBK supaya lebih matang. Seandainya lolos SNMPTN, persiapan dan kerja keras yang kalian sudah lakukan untuk UTBK tetap tidak akan sia-sia sob. Ilmu-ilmu yang telah kalian pelajari dan dapatkan tetaplah bermanfaat dikemudian hari. Karena bisa jadi ilmu tersebut nantinya akan menjadi bekal yang sangat bermanfat dalam mengarungi perjalanan kalian di perguruan tinggi dan kehidupan sehari-hari.

Setelah memutuskan untuk fokus di jalur SBMPTN, sudah saatnya kalian mengenal secara lebih mendalam seluk beluk dari jalur tersebut dan materi apa saja yang akan keluar di UTBK nanti.

Berkaca ke SBMPTN 2019 dan 2020

Sebagaimana SBMPTN 2019, edisi 2020 masih akan menggunakan nilai UTBK. Perbedaannya, jika sebelumnya ada 20 UTBK yang bisa kalian ikuti, kali ini hanya ada 14 UTBK. Rentang waktu pengerjaannya pun berbeda. Kalian bisa lihat pada bagan di bawah ini.

UTBK 2019

UTBK 2020

Jumlah sesi

20 sesi

14 sesi

Rentang waktu pengerjaan

1,5 bulan (13 April – 26 Mei 2019)

1 minggu (20 – 26 April 2020)

Keikutsertaan peserta

Maksimal 2 kali

Hanya 1 kali

IPC (Campuran)

Tidak bisa langsung, harus ikut 2 kali UTBK dengan kelompok ujian berbeda

Bisa langsung IPC

Pengumuman Hasil

Maksimal 10 hari setelah UTBK

Serempak pada 12 Mei 2020

Durasi Pengerjaan

TPS : 120 menit

TKA : 90 menit

TPS : 105 menit

TKA : 75 menit

Perbedaan yang terjadi ini, sobat tutor harus sikapi dengan serius. Jangan sampai karena salah membaca informasi kalian menjadi gagal lolos bahkan sebelum ujian dimulai. Berkurangnya durasi pengerjaan UTBK juga harus menjadi perhatian tersendiri. Ada 14 sesi UTBK dengan rincian 2 sesi di setiap harinya dan akan dilaksanakan di 74 Pusat UTBK PTN.

Selain itu, dalam UTBK kali ini kalian hanya diperbolehkan mengikuti 1 kali tes saja. jadi sobat tutor harus persiapkan dengan sangat matang, apakah kamu akan mengambil rumpun tes saintek, soshum, atau IPC.

Peluang?

Peluang yang diberikan pun berbeda di kedua jalur tersebut pun berbeda-beda sesuai dengan PTN yang bersangkutan. Namun, untuk SNMPTN minimal kuota di setiap PTN ialah 20% dari kuota mahasiswa baru yang disediakan.

Selain itu, untuk sekolah yang ingin mengikutsertakan siswanya di jalur SNMPTN, terdapat beberapa persyaratan yang ditentukan berdasarkan akreditasi sekolah, yaitu :

·       Sekolah akreditasi A, siswa yang bisa mengikuti SNMPTN adalah 40% terbaik di sekolahnya.

·       Sekolah akreditasi B, siswa yang bisa mengikuti SNMPTN adalah 25% terbaik di sekolahnya.

·       Sekolah akreditasi C, siswa yang bisa mengikuti SNMPTN adalah 5% terbaik di sekolahnya.

Peluang yang diberikan pun berbeda di kedua jalur tersebut pun berbeda-beda sesuai dengan PTN yang bersangkutan. Namun, untuk SNMPTN minimal kuota di setiap PTN ialah 20% dari kuota mahasiswa baru yang disediakan. Sementara, untuk SBMPTN setiap PTN perlu menyediakan minimal 40% dari kuota mahasiswa baru yang disediakan. Penyeleksiannya pun dilakukan dengan melihat hasil UTBK atau hasil UTBK dan kriteria lain yang ditetapkan oleh PTN. Tingkat persaingan pada jurusan yang sobat tutor pilih juga akan mempengaruhi peluangmu untuk lolos di jalur ini.

Nah, itu dia sob, informasi mengena SNMPTN dan UTBK SBMPTN yang wajib sobat ketahui. Sudah seberapa jauh persiapanmu nih? Tenang saja, kamu tidak perlu takut, panik, ataupun khawatir dengan seleksi masuk PTN ini. Selama kalian belajar di TUTOR, materi apapun pasti bisa kamu kuasai! dan cara mengerjakan soalnyapun pasti akan kalian kuasai juga! intinya, Persiapkan dirimu secara semaksimal mungkin. Teruslah belajar tetapi jangan lupa untuk terus memanjatkan doa kepada yang tuhan agar diberi kemudahan dan kelancaran dalam menghadapi UTBK. Terlebih jangan luipa juga untuk menjaga kesehatan melihat durasi UTBK yang cukup padat. Jangan sampai juga kondisi kesehatan fisik maupun mental kamu drop saat ujian sedang berlangsung yaa sobat tutor ðŸ‘Œ.

Komentar